Seni Budaya Sejarah Tokoh Wisata Kuliner Serba Serbi Galeri Tasyakuran Peringatan Hari Jadi Purworejo yang ke 1111 (Pagelaran Wayang di Arahiwang)

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 20.30 WIB aku bersama tiga temanku, yang salah satunya adalah Udin,  dia merupakan salah satu anggota Reviens Purworejo, kami sedang malakukan perjalanan menuju tempat acara pertunjukan wayang di Desa Boro Wetan, Banyuurip. Letak  pementasan wayang itu tidak jauh dari rumah Udin, dan tinggal menyeberangi Kali (sungai) Bogowonto. Kami berempat menggunakan dua motor dan langsung ke lokasi. Dalam perjalanan,  kami harus menyeberangi Kali Bogowonto yang gelap gulita, dan hanya di terangi sinar lampu dari sepeda motor. Selain itu juga tempat penyeberangannya hanya menggunakan rakitan bambu yang sudah rusak, sehingga kami harus bekerja keras dan berhati-hati dalam menyeberanginnya. Memang saat kemarau seperti ini Kali Bogowonto airnya hanya sedikit dan dapat dilintasi tanpa harus menggunakan perahu getek seperti saat musim penghujan. Saat melintasi tempat itu aku sendiri sedikit takut, karena memang benar-benar gelap dan cukup horor. Aku memang baru pertama kali ini melintasi Kali Bogowonto menggunakan sepeda motor pada malam hari. Karena tidak berani, maka yang menyeberangkan sepeda motornya temanku Udin. Kami menyeberang dari Desa Popongan, dan masih dalam satu kecamatan dengan Boro Wetan. Walapun demikian tidak menyurutkan kami untuk datang pada acara pementasan wayang dalam rangka tasyakuran peringatan hari jadi Purworejo yang ke 1111, yang jatuh pada 5 Oktober 2012.

Suasana Jembatan Penyeberangan menuju Boro Wetan pada malam hari

Sesampai di lokasi kami langsung dihadapkan dengan berbagai macam pedagang kaki lima yang berada di pinggiran tempat berlangsungnya acara.  Pedagang kaki lima itu menjual makanan, mainan anak-anak, bahkan ada yang membuka stand permainan kereta-keretaan. Pedagang kaki lima semacam ini memang sering ditemukan di acara tontonan baik di Purworejo ataupun di daerah-daerah lain. Sembari menunggu acara dimulai, kami memutuskan untuk duduk di kursi yang masih kosong, karena memang tamu undangan belum semuanya datang. Aku pun sesekali berkeliling melihat-lihat tempat acara untuk sekedar mengabadikan gambar acara tersebut menggunakan kamera digitalku. Tidak lama kami duduk, tamu undangan pun mulai berdatangan dan acara pun dimulai.

Nampak pedagang mainan dan jajanan

Stand kereta-keretaan yang di kerumunin orang

Nampak tamu yang masih di luar tempat acara

Nampak bangku tamu banyak yang masih kosong

Tamu yang mulai berdatangan

Acara pertama pembukaan oleh pembawa acara, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indoinesia Raya. Setelah itu sambutan-sambutan, salah satunya sambutan oleh Bapak Camat Kecamatan Banyuurip, dan Bupati Purworejo yang diwakili oleh Sekretariat Daerah (SEKDA) Kabupaten Purworejo. Rangkaian acara pun berlanjut ke pemotongan tumpeng oleh SEKDA Kabupaten Purworejo, Drs. Tri Handoyo, MM dan terahir acara inti yaitu pementasan wayang.

Tamu berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya

Sambutan Camat Banyuurip

Sambutan SEKDA Purworejo

Pemotongan tumpeng oleh SEKDA Purworejo

Acara pementasan wayang tersebut berada di pelataran prasasti arahiwang, yang konon katanya tempat tersebut menjadi saksi ditepatkannnya hari jadi Kabupaten Purworejo. Aku sendiri juga kurang begitu mengetahui detail sejarahnya, tapi memang menurutku sangat tepat ketika acara ini diadakan di pelataran tersebut, karena memang tempat tersebut memiliki sejarah dan hubungan yang erat dengan hari jadi Kabupaten Purworejo.

Malam pun mulai larut, aku dan Udin memutuskan pulang karena besok pagi Udin harus kuliah dan aku harus mengurus acara pemutaran film. Kami pulang tidak melewati jalan yang kita lalui ketika berangkat tadi, namun lewat jalan lain yang lebih bagus jembatan penyeberangannya. Untuk menuju ke penyeberangan jalan itu kami harus melewati perkampungan yang sangat sepi dan di temani dengan angin semilir serta separuh rembulan.

Saat aku menulis tulisan ini Purworejo tepat berumur 1111 tahun. Dengan umur Purworejo yang begitu tuanya, saya mendoakan agar Purworejo lebih maju, berkembang, dan rakyat semakin makmur. Serta masyarakat Purworejo dapat lebih mencintai Purworejo sebagaimana mestinya.SELAMAT ULANG TAHUN PURWOREJOKU TERCINTA

 

Sumber

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


6 − six =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>